Tugas 3.1.j.1. Blog Koneksi Antar Materi - Modul 3.1. Rangkuman Dari Proses Perjalanan Pembelajaran Anda Sampai Saat Ini Pada Program Guru Penggerak.
KONEKSI ANTAR MATERI - MODUL 3.1.
RANGKUMAN DARI PROSES PERJALANAN PEMBELAJARAN ANDA SAMPAI SAAT INI PADA PROGRAM
GURU PENGGERAK.
OLEH:
MAR'ATUN SOLIHA, S.PD
CALON GURU PENGGERAK (CGP) ANGKATAN 11
SMK NEGERI 1 TAMBUN UTARA KAB. BEKASI
PROV. JAWA BARAT
Tujuan Pembelajaran Khusus:
1.
CGP membuat kesimpulan (sintesis) dari
keseluruhan materi yang didapat, dengan beraneka cara dan media.
2.
CGP dapat melakukan refleksi bersama
fasilitator untuk mengambil makna dari pengalaman belajar dan mengadakan
metakognisi terhadap proses pengambilan keputusan yang telah mereka lalui dan
menggunakan pemahaman barunya untuk memperbaiki proses pengambilan keputusan
yang dilakukannya.
Kegiatan Pemantik:
Bacalah kutipan ini dan tafsirkan apa maksudnya:
“Mengajarkan
anak menghitung itu baik, namun mengajarkan mereka apa yang berharga/utama
adalah yang terbaik”
(Teaching kids to count is fine but teaching them what counts is best).
Bob Talbert
·
Dari kutipan di atas, apa kaitannya dengan proses
pembelajaran yang sedang Anda pelajari saat ini?
·
Bagaimana nilai-nilai atau prinsip-prinsip yang kita anut
dalam suatu pengambilan keputusan dapat memberikan dampak pada lingkungan kita?
·
Bagaimana Anda sebagai seorang pemimpin pembelajaran
dapat berkontribusi pada proses pembelajaran murid, dalam pengambilan keputusan
Anda?
Menurut Anda, apakah maksud dari kutipan ini jika
dihubungkan dengan proses pembelajaran yang telah Anda alami di modul ini?
Jelaskan pendapat Anda.
Education
is the art of making man ethical.
Pendidikan adalah sebuah seni untuk membuat manusia menjadi berperilaku etis.
~ Georg Wilhelm Friedrich Hegel ~
Bagaimana
filosofi Ki Hajar Dewantara dengan pratap triloka memiliki kaitan dengan
penerapan pengambilan keputusan sebagai seorang pemimpin?
Filosofi
Ki Hajar Dewantara dengan Pratap Triloka yaitu Ing Ngarso Sung Tuladho, Ing
Madya Mangunkarsa, Tut Wuri Handayani memiliki makna mendalam yang dapat kita
jadikan landasan dalam setiap pengambilan keputusan, yaitu keputusan yang
selalu berpihak pada murid. Sebagai pemimpin dalam mengambil keputusan
seharusnya, memberikan teladan dan contoh akan keputusan yang bijak, menjadi
teladan yang patut ditiru (Ing Ngarso Sung Tulodo).
Mampu
memberdayakan dan membangun kerukunan, menyemangati, membuat orang lain
memiliki kekuatan demi memperbaiki kualitas diri mereka (Ing Madya Mangun
Karsa).
Mampu
mempengaruhi dan mendorong semangat meningkatkan kualitas agar selalu menjadi
lebih baik (Tut Wuri Handayani).
Bagaimana
nilai-nilai yang tertanam dalam diri kita, berpengaruh kepada prinsip-prinsip
yang kita ambil dalam pengambilan suatu keputusan?
Guru
sebagai pendidik harus memiliki nilai-nilai positif yang mampu menciptakan
pembelajaran yang berpihak pada murid seperti menadiri, reflektif, kolaboratif,
inovatif, serta berpihak pada murid. Nilai-nilai tersebut akan mempengaruhi
dalam pengambilan keputusan sesuai dengan situasi yang dihadapi dengan
mempertimbangkan 3 prinsip dalam pengambilan keputusan.
Bagaimana
materi pengambilan keputusan berkaitan dengan kegiatan 'coaching' (bimbingan)
yang diberikan pendamping atau fasilitator dalam perjalanan proses pembelajaran
kita, terutama dalam pengujian pengambilan keputusan yang telah kita ambill?
Apakah pengambilan keputusan tersebut telah efektif, masihkah ada
pertanyaan-pertanyaan dalam diri kita atas pengambilan keputusan tersebut?
Hal-hal ini tentunya bisa dibantu oleh sesi 'coaching' yang telah dibahas pada
sebelumnya?
Dalam
materi pengambilan keputusan yang dipelajari memiliki hubungan erat dengan
kegiatan 'coaching' (bimbingan) pada modul sebelumnya. Pada proses coaching
kita membentuk coachee dalam menentukan atau mengambil keputusan sedangkan pada
modul ini kita merefleksikan apakah keputusan yang kita ambil dapat
dipertanggungjawabkan, menjadi win-win solution ataukah justru akan menimbulkan
masalah di kemudian hari. Dalam pembelajaran pengambilan keputusan ini kita
diberikan panduan tentang 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 langkah pengujian
keputusan yang kita ambil.
Bagaimana
kemampuan guru dalam mengelola dan menyadari aspek sosial emosionalnya akan
berpengaruh terhadap pengambilan suatu keputusan khususnya masalah dilema
etika?
Kemampuan
guru dalam mengelola dan menyadari aspek sosial emosional sangatlah penting
terutama dalam mengelola kasus dilema etika. Guru yang memiliki kemampuan
kemampuan dalam mengelola dan menyadari aspek sosial emosionalnya akan memiliki
kesadaran diri untuk memahami perasaan, emosi dan nilai diri sendiri, memiliki
manajeman diri sehingga mampu mengelola emosi dan perilaku, memiliki kesadaran
sosial sehingga mampu memahami sudut pandang dan dapat berempati dengan orang
lain, memiliki keterampilan berelasi sehingga dapat berkomunikasi dengan lebih
efektif, dan dapat mengambil keputusan yang bertanggungjawab. Masalah yang
terkait dilema etika akan diselsaikan dengan kepala dingin dan hati yang
tenang, sehingga pengambilan keputusan dapat berjalan sesuai dengan langkah
yang sistematis.
Bagaimana
pembahasan studi kasus yang fokus pada masalah moral atau etika kembali kepada
nilai-nilai yang dianut seorang pendidik?
Pemahaman
studi kasus yang fokus pada masalah moral atau etika dapat melatih ketajaman
dan ketepatan dalam pengambilan keputusan, sehingga dapat dengan jelas
membedakan antara dilema etika ataukah bujukan moral. Seorang pendidik ketika
dihadapkan dengan kasus-kasus yang fokus terhadap masalah moral dan etika, baik
secara sadar atau pun tidak akan terpengaruh oleh nilai-nilai yang dianutnya.
Keputusan yang diambil akan semakin akurat dan menjadi keputusan yang dapat
mengakomodir kebutuhan murid dan menciptakan keselamatan dan kebahagiaan semua
pihak berdasarkan nilai-nilai kebenaran dan kebajikan jika nilai-nilai yang
dianutnya adalah nilai-nilai yang positif.
Bagaimana
pengambilan keputusan yang tepat, tentunya berdampak pada terciptanya
lingkungan yang positif, kondusif, aman dan nyaman?
Pengambilan
keputusan yang tepat tentunya akan berdampak positif pada terciptanya
lingkungan yang positif, kondusif, aman dan nyaman. Pengambilan keputusan yang
tepat harus dilakukan dengan cara yang tepat pula. Disesuaikan dengan situasi
yang terjadi dengan berlandaskan nilai-nilai kebajikan universal, berpihak pada
murid dan dapat dipertanggungjawabkan. Saat keputusan yang diambil sudah tepat,
maka akan tercipta lingkungan yang positif, kondusif, aman, dan nyaman. Tidak
ada pihak yang merasa dirugikan, semua akan mendapatkan solusi atas
permasalahan yang dihadapi.
Apakah
tantangan-tantangan di lingkungan Anda untuk dapat menjalankan pengambilan
keputusan terhadap kasus-kasus dilema etika ini? Adakah kaitannya dengan
perubahan paradigma di lingkungan Anda?
Tantangan
yang saya hadapi dalam pengambilan keputusan terhadap kasus-kasus yang sifatnya
dilema etika adalah perasaan tidak enak yang timbul karena tidak dapat
memuaskan semua pihak. Namun dengan berpedoman pada 4 paradigma, 3 prinsip
serta mengikuti 9 langkah pengambilan keputusan dapat meminimalkan perasaan
tidak nyaman dan keputusan yang saya ambil dapat diterima semua pihak.
Apakah
pengaruh pengambilan keputusan yang kita ambil ini dengan pengajaran yang
memerdekakan murid-murid kita? Bagaimana kita memutuskan pembelajaran yang
tepat untuk potensi murid kita yang berbeda-beda?
Pengaruh
pengambilan keputusan yang kita ambil dengan pengajaran memerdekakan
murid-murid kita adalah terciptanya merdeka belajar. Keputusan untuk
memerdekakan murid merupakan proses untuk memenuhi kebutuhan belajar murid.
Untuk memutuskan pemenuhan belajar murid, bisa menggunakan pembelajaran
berdiferensiasi.
Bagaimana
seorang pemimpin pembelajaran dalam mengambil keputusan dapat mempengaruhi
kehidupan atau masa depan murid-muridnya?
Keputusan
yang diambil oleh seorang pemimpin pembelajaran pasti akan membawa dampak, baik
jangka panjang maupun pendek bagi murid. Hal yang sudah kita putuskan dan kita
lakukan akan terekam menjadi suatu catatan dan akan menjadi role model tentang
apa dan bagaimana kelak murid-murid berpikir dan bertindak. Gambaran ini
menjadikan dasar bahwa pengambilan keputusan oleh seorang pendidik harus tepat,
benar dan bijak melalui analisis dan pengujian yang mendalam atas benar
salahnya.
Dalam
pengambilan keputusan, seorang pemimpin sebaiknya menggunakan 9 langkah
pengambilan keputusan dan mengacu pada pembelajaran yang memenuhi potensi
murid.
Apakah
kesimpulan akhir yang dapat Anda tarik dari pembelajaran modul materi ini dan
keterkaitannya dengan modul-modul sebelumnya?
Kesimpulan
yang dapat saya ambil jika mengaitkan dengan materi sebelumnya yaitu
pengambilan keputusan sebaiknya mengacu pada:
1.
Nilai Kebajikan Universal
2.
Bertanggungjawaab
3.
Berpihak Pada Murid
4.
Berpedoman Pada Filosofi KHD dengan Patrap Trilokanya (Ing Ngarso Sung Tuladha,
Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani).
Sejauh
mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep yang telah Anda pelajari di modul
ini, yaitu: Dilema etika dan bujukan moral, 4 paradigma pengambilan keputusan,
3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian
keputusan. Adakah hal-hal yang menurut Anda di luar dugaan?
Saya
cukup memahami materi pada modul ini, sehingga pada proses penerapannya sangat
membantu dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Hal-hal yang menurut saya
diluar dugaan bahwa ternyata dalam pengambilan keputusan bukan hanya didasarkan
pada pemikiran dan pertimbangan semata, namun sangat diperlukan adanya
paradigma, prinsip, dan langkah-langkah pengujian pengambilan keputusan, agar
keputusan yang diambil tepat sasaran dan bermanfaat untuk orang banyak.
Sebelum
mempelajari modul ini, pernahkan Anda menerapkan pengambilan keputusan sebagai
pemimpin dalam situasi moral dilema? Bilamana pernah, apa bedanya dengan apa
yang Anda pelajari di modul ini?
Sebelum
mempelajari modul ini, dalam pengambilan keputusan saya biasanya memanfaatkan
prosedur umum yang berlaku di sekolah, yaitu berkomunikasi dengan pihak terkait
seperti guru mata pelajaran, guru BK, Wakasek, dan Kepala Sekolah, dengan bahan
perbincangan yang mengalir apa adanya. Setelah mempelajari modul ini, saya
mencoba menerapkan analisa berdasarkan 4 paradigma, 3 prinsip dan 9 langkah
pengambilan keputusan. Perbedaannya diantaranya pola ini menjadi pakem baru
yang sangat rinci, hati-hati dan tidak terburu-buru dalam membuat sebuah
keputusan. Selain itu, pihak yang terlibat menjadi merasa dihargai dan bisa
memberi konstribusi sesuai tupoksinya masing-masing.
Bagaimana
dampak mempelajari konsep ini buat Anda, perubahan apa yang terjadi pada cara
Anda dalam mengambil keputusan sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran modul
ini?
Perubahan
terbesar yang saya alami yaitu:
1.
Berhati-hati dalam bertindak dan mengambil keputusan
2.
Mempunyai pola yang teratur dalam menganalisis sebuah masalah
3.
Meningkatkan empati pada diri sendiri untuk memahami permasalahan yang terjadi
pada orang lain
Seberapa
penting mempelajari topik modul ini bagi Anda sebagai seorang individu dan Anda
sebagai seorang pemimpin?
Sangat
penting karena sebagai seorang individu membuat saya berkembang menuju arah
yang lebih baik dan sebagai seorang pemimpin saya harus mampu mengambil sebuah
keputusan terbaik dan bertanggungjawab.
Selesai
Terima kasih
Guru
Bergerak Indonesia Maju!
Alhamdulillah selesai juga tugasnya,, semangat semuanya :)
BalasHapusLuar biasa bu marsya..trs berkarya dan menginspirasi guru hebat
BalasHapusMasya Alloh luar biasa perjuangan Bu Marsya sampai pada titik menuju sukses CPG..sangat menginspirasi sekali karyanya Buu, tetep semangat dan sukses selalu Bu Marsya. Aamiin
BalasHapusMantap bu marsya lanjutkan... semangat trus berkarya.
BalasHapusSubhanallah..
BalasHapusLuar biasa..
Alhamdulillah, tetap semangat dan teruslah berkarya untuk kemajuan pendidikan khususnya di SMKN 1 Tambun Utara
Semoga ilmu yang didapat menjadi inspirasi Buat guru dan menjadi agen perubahan kearah yg lebih baik menjadi Indonesia emas dimasa yang akan datang
BalasHapusMantap....
BalasHapusSukses selalu bu.....
Semangat mpo kebangganku,semoga ilmu nya bisa di amalkan,di ajarkan dan bermanfaat menginspirasi guru guru lainnya.Janganlah lelah untuk menyebar benih kebaikan bagi orang banyak
BalasHapusLuar biasa Bu marshaa..., sangat menginspirasi...
BalasHapusSemangat ibu, luar biasa sangat menginspirasi
BalasHapusLuar biasa bu, sangat menginspirasi sekali, terus berkarya bu marsha
BalasHapusLuar biasa..
BalasHapusLuar biasa materinya
BalasHapusAlhamdulillah, Luar biasa, Bu Marsha telah menuliskan blog rangkuman kesimpulan pembelajaran dan mengaitkan materi pada modul-modul sebelumnya dengan modul pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. Tetap semangat yaa...
BalasHapus